Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tana Toraja Sambangi UKI Toraja

Pimpinan

Kordinator Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (HPPH), Theofilus Lias Limongan, Koordinator Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Widiyatmo, didampingi Plt. Kepala Sekretariat Delbianus Patandean dan Kasubag Hukum & Penanganan Pelanggaran Dorce Limbong Bandhaso' pada saat berkunjung ke Kampus UKI Toraja, Kamis 22 Januari 2026.

Bawaslu Kabupaten Tana Toraja, Kordinator Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (HPPH), Theofilus Lias Limongan, Koordinator Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Widiyatmo, didampingi Plt. Kepala Sekretariat Delbianus Patandean dan Kasubag Hukum & Penanganan Pelanggaran Dorce Limbong Bandhaso' sambangi Kampus UKI Toraja.

Kunjungan Bawaslu diterima langsung Rektor UKI Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E.,M.Si.,Ak.CA. di ruangan Rektorat Kamis, 22 Januari 2026.

Rektor UKI Toraja, menyambut baik kehadiran Bawaslu Tana Toraja, pertemuan yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan tersebut menjadi momentum bagi Bawaslu Tana Toraja dan UKI Toraja dalam membangun kemitraan untuk pelaksanaa pendidikan Politik di Perguruan Tinggi.

Dalam diskusinya yang berlangsung santai, Rektor UKI Toraja memaparkan gambaran tentang potensi keterlibatan civitas akademika UKI Toraja dalam mendorong penegakan Demokrasi Elektoral di tingkat lokal. “ Kami memiliki Mahasiswa sekitar 12 Ribu yang tersebar di 3 (tiga) Kampus di Toraja, dan Toraja Utara, yang dominan penduduk Toraja” ujar UKI Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E.,M.Si.,Ak.CA. mereka memiliki potensi pada daerah masing-masing untuk menjadi agen pengawas partisipatif.

Dalam diskusinya Bawaslu Tana Toraja menyampaikan sejumlah tantangan penyelenggaraan Pemilu, diantaranya masih rendahnya keterlibatan peran mahasiswa sebagai agen of Change, dalam pengawasan Partisipatif. Kebanyakan pemilih masih menempatkan dirinya sebagai objek dari Pemilu sehingga perlu mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam Pendidikan politik masyarkaat.

Mahasiswa dan Lembaga Kampus harus bisa menjadi katalisator pendidikan politik demokrasi, menjadi pusat penyemaian nilai-nilai demokrasi. Sekaligus menjadi motivator Pendidikan politik ditengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu dan UKI Toraja sepakat untuk bersama-sama melakukan Pendidikan politik terencana melalui program “Bawaslu goes to Campus”, Diskusi tematik melalui Lembaga-lembaga kemahasiswaan. Harapan kita melalui metode tersebut mahasiswa dapat memahami dan mengambil peran melakukan Pendidikan politik masyarakat ditengah menguatnya pragmatis politik.

Humas Bawaslu Tana Toraja