Bawaslu Tana Toraja Hadiri Syukuran Kelulusan MAN Tana Toraja dan Perkuat Konsolidasi Demokrasi
|
Tana Toraja, 2026 — Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tana Toraja, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Widiyatmo, menghadiri kegiatan Syukuran Kelulusan Peserta Didik Tahun Ajaran 2025/2026 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja. Kegiatan tersebut sekaligus dijadikan sebagai momentum untuk melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama para peserta dan undangan yang hadir. Senin, 4 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Widiyatmo didampingi oleh Kepala Subbagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum, Dorce Limbong Bandhaso’, serta staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Tana Toraja.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Polres Tana Toraja, Kepala Kantor Urusan Agama, Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta Pimpinan Daerah Nahdlatul Ulama.
Pada kesempatan tersebut, Widiyatmo menyampaikan pentingnya menjaga kualitas demokrasi, khususnya bagi generasi muda sebagai bagian dari pemilih pemula. Ia menekankan bahwa praktik politik uang masih menjadi salah satu tantangan utama dalam mewujudkan pemilu yang bersih dan berintegritas.
“Politik uang tidak hanya merusak tatanan demokrasi, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas kepemimpinan yang dihasilkan. Oleh karena itu, masyarakat, termasuk generasi muda, diharapkan mampu menolak segala bentuk praktik tersebut,” ujar Widiyatmo.
Selain itu, ia juga mengingatkan terkait bahaya penyebaran informasi hoaks yang dapat memecah persatuan masyarakat. Menurutnya, literasi informasi menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Lebih lanjut, Widiyatmo turut menyoroti pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam setiap tahapan pemilu. Ia menegaskan bahwa ASN memiliki tanggung jawab untuk menjaga profesionalitas dan tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis terkhususnya Bagi para Guru - Guru.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tana Toraja berharap dapat terus mendorong kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif dalam mengawal jalannya demokrasi serta mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Bawaslu Tana Toraja