Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tana Toraja Jalin Kerja Sama Dengan SMK Pelangi Makale Melalui Program Bawaslu Mengajar

Bawaslu Tana Toraja Jalin Kerja Sama Dengan SMK Pelangi Makale Melalui Program Bawaslu Mengajar

Siswa SMK Pelangi yang sedang mengikuti kegiatan Bawaslu Mengajar

Dalam rangka melaksanakan Program Bawaslu Mengajar, Bawaslu Kabupaten Tana Toraja hadir di SMK Kristen Pelangi Makale untuk memberikan edukasi kepemiluan serta memperkuat pemahaman peserta didik tentang demokrasi dan pentingnya pengawasan partisipatif.

Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tana Toraja, Elis Bua’ Mangesa’, bersama Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Theofilus Lias Limongan serta Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Muh. Aditnya Ibrahim 

Dalam pemaparan materi, peserta didik diperkenalkan dengan prinsip dasar demokrasi dan demokrasi substansial. Demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai proses pemungutan suara, tetapi juga sebagai pelaksanaan kedaulatan rakyat yang menjunjung kesetaraan, kebebasan berpendapat, supremasi hukum, partisipasi, serta transparansi dan akuntabilitas.

Peserta didik juga mendapatkan materi mengenai Pengenalan Penyelenggara Pemilu, yakni Bawaslu, KPU, dan DKPP, termasuk peran, kewenangan, serta hubungan ketiganya dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu. Selain itu, dijelaskan pula struktur kelembagaan Bawaslu dari tingkat nasional hingga pengawasan di tempat pemungutan suara (TPS).

Materi lainnya membahas berbagai tantangan demokrasi dan kerawanan pemilu, seperti politik uang, politik identitas, hoaks dan disinformasi, rendahnya literasi politik, serta pentingnya pengawasan masyarakat. Peserta didik diajak untuk menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing” serta berperan aktif dalam mengawasi proses demokrasi melalui langkah “Lihat, Catat, Laporkan.”

Melalui kegiatan Bawaslu Mengajar, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami demokrasi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS menjadi salah satu contoh praktik demokrasi yang dapat menumbuhkan sikap jujur, adil, bertanggung jawab, dan menghargai perbedaan.

Bawaslu Kabupaten Tana Toraja berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjadi pemilih yang cerdas, kritis, serta berintegritas, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawal demokrasi yang jujur dan adil.

 

Humas Bawaslu Tana Toraja, DHR