Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tana Toraja Lakukan Konsolidasi Demokrasi dan Mitigasi Pelanggaran Jelang Pilkalem Palesan

Bawaslu Tana Toraja Lakukan Konsolidasi Demokrasi dan Mitigasi Pelanggaran Jelang Pilkalem Palesan

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Tana Toraja bersama pemerintah Lembang Palesan dalam Konsolidasi Demokrasi dan Sosialisasi Mitigasi Pelanggaran menjelang Pemilihan Kepala Lembang (Pilkalem) di Lembang Palesan, Kamis (8/10/2026).

Tana Toraja - Bawaslu Kabupaten Tana Toraja melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dan Sosialisasi Mitigasi Pelanggaran menjelang Pemilihan Kepala Lembang (Pilkalem) di Lembang Palesan, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Lembang Palesan dan menjadi ruang untuk berbagi pemahaman serta pengalaman dalam rangka mendorong pelaksanaan Pilkalem yang jujur, demokratis, dan berintegritas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tana Toraja Elis Bua Mangesa, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Widiyatmo, Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Humas, Ketua BPL Palesan, Ketua dan Wakil Ketua Panitia Pilkalem Palesan, para Kepala Dusun di Lembang Palesan, serta beberapa staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tana Toraja.

Dalam kesempatan tersebut, Widiyatmo menyampaikan bahwa kehadiran Bawaslu di Lembang Palesan bukan semata-mata dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, tetapi sebagai bentuk konsolidasi dan berbagi pengalaman yang dapat menjadi bahan bagi panitia dalam melaksanakan setiap tahapan Pilkalem.

“Kedatangan Bawaslu bukanlah hadir sebagai pengawas pada pemilihan kepala lembang, melainkan sebagai bentuk konsolidasi dan untuk berbagi pengalaman yang mungkin diperlukan pada saat proses tahapan Pilkalem,” ujar Widiyatmo.

Ia juga menekankan pentingnya setiap tahapan Pilkalem dilaksanakan secara jujur dan demokratis. Menurutnya, Pilkalem merupakan proses demokrasi yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga seluruh pihak perlu menjaga proses tersebut agar berjalan dengan baik.

“Bukan yang penting siapa yang terpilih, yang penting adalah bagaimana setiap proses tahapan dilaksanakan sebaik-baiknya,” tegas Widiyatmo.

Dalam kegiatan tersebut turut dibahas sejumlah potensi pelanggaran yang dapat terjadi dalam pelaksanaan Pilkalem, di antaranya penyalahgunaan dokumen, kampanye hitam, politik uang, dan penyebaran berita bohong (hoaks).

Sebagai langkah pencegahan, Bawaslu Kabupaten Tana Toraja mendorong Panitia Pilkalem Palesan untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pemilihan yang baik dan benar. Upaya mitigasi dinilai penting untuk mencegah munculnya potensi pelanggaran sejak awal.

Beberapa langkah yang disampaikan antara lain dengan memperhatikan secara teliti persyaratan administrasi, memastikan kebenaran informasi melalui situs atau sumber resmi, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif dari politik uang, kampanye hitam, penyalahgunaan dokumen, dan hoaks.

Bawaslu Kabupaten Tana Toraja juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar senantiasa memperhatikan dan memahami aturan yang berkaitan dengan Pilkalem. Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Tana Toraja Elis Bua Mangesa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panitia Pilkalem Palesan serta Pemerintah Lembang Palesan yang telah menerima dan menyambut baik kehadiran Bawaslu.

Elis berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan berbagi pengalaman antara Bawaslu dan penyelenggara Pilkalem, khususnya dalam melakukan pencegahan terhadap potensi pelanggaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Panitia Pilkalem Palesan yang telah menyambut baik kehadiran Bawaslu Kabupaten Tana Toraja. Kami berharap melalui kegiatan ini, kita dapat saling berbagi pengalaman dan bersama-sama menjaga agar seluruh tahapan Pilkalem dapat berjalan dengan baik,” ujar Elis.

Melalui kegiatan konsolidasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tana Toraja menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan upaya pencegahan dan mitigasi pelanggaran, serta mendorong seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Lembang di Lembang Palesan.

Humas Bawaslu Tana Toraja