Pendaftaran Lomba Video Pendek Bawaslu Tana Toraja di perpanjang

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tana Toraja, Senin 21 Juni 2021 pendaftaran lomba Video pendek yang dibuka sejak 2 Juni hingga 20 juni 2021 untuk Bawaslu Kabupaten Tana Toraja di perpanjang mulai 21 Juni hingga 15 Juli, walaupun di perpanjang masa pendaftrannya tidak akan mempengaruhi Timline lomba yang telah diumumkan, sehingga para peserta bisa mendaftar sekaligus menyerahkan hasil karya videonya.

Serni Pindan,S.Pd. Ketua Bawaslu Tana Toraja selaku Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal menyampaikan  diperpanjangnya masa Pendaftaran Lomba Vidio Pendek ini di harapkan lebih banyak lagi Siswa-Siswi  yang mendaftar dan ikut ambil bagian dalam Lomba Pembuatan Vidio Pendek ini.

Lomba Vidio Pendek yang berdurasi 1-3 Menit ini dengan tema Lawan Hoax, Ujaran Kebencian dan Sara serta tolak Politi Uang, yang menyasar para pemilih pemula utamanya para Pelajar tingkat SMA/Sederajat  ini dengan harapan menjadi Edukasi tentang pentingnya memahami bagaimana berdemokrasi yang  bersih dan bermartabat .

Sampai hari ini Senin 21 Juni 2021 Jumlah pendaftar yang telah mengisi formulir melalui google form sebanyak 19 kelompok dari berbagi sekolah Negri dan Swasta di Wilayah Kabupaten Tana Toraja.

Adapun Jadwal Penyerahan Video terakhir Tanggal 15 Juli 2021, setelah penyerahan video, jadwal selanjutnya adalah verifikasi video pada 16-17 Juli, dan sosialisasi video 18 Juli-18 Agustus.

Sementara untuk penilaian video oleh masyarakat melalui Akun Medsos Bawaslu Tana Toraja 19-22 Agustus, penilaian video oleh internal Bawaslu 23-25 Agustus, dan untuk pengumuman pemenang (tentative) antara 26-31 Agustus 2021.

Di Tulis Oleh: Humas Bawaslu Tana Toraja.

Persiapan Pemilu dan Pilkada 2024, Bawaslu dan KPU Akan Bahas Penyederhanan Surat Suara

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat memberikan pemaparan dalam diskusi publik di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu 16 Juni 2021/Foto: Humas Bawaslu RI

Ditulis oleh Reyn Gloria pada Rabu, 16 Juni 2021 – 18:40 WIB

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat memberikan pemaparan dalam diskusi publik di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu 16 Juni 2021/Foto: Humas Bawaslu RI

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Dalam rangka persiapan pemilu dan pilkada tahun 2024, Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menanggapi perihal usulan penyederhanaan surat suara. Menurutnya hal ini perlu dikaji bersama KPU atas dasar efektivitas dalam tahapan pemungutan suara.

Fritz melihat ide dalam penyederhanaan bentuk dari surat suara yang jumlahnya cukup banyak dalam pemungutan suara dimungkinkan, namun memang perlu kajian yang mendalam. Sebab berkaca pada Pemilu 2019, lanjut Fritz, pemilih menerima lima lembar surat suara sekaligus di antaranya untuk pemilihan presiden, anggota DPR, DPD , DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten/Kota.

“Ide dari beberapa anggota KPU terkait perubahan surat suara akan dimungkinkan surat suara akan diubah bentuknya. Kalau membaca pendapat Pak Hadar Gumay (mantan komisioner KPU) beliau mengusulkan satu surat suara atau dimungkinkan jadi tiga surat suara ini perlu dikaji,” tutur Fritz dalam diskusi publik di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi pun menyampaikan usulan-usulan yang diterima termasuk penyederhanaan surat suara nantinya akan dibahas lebih lanjut. Dia menyatakan divisi peraturan perundang-undangan tengah menyusun sejumlah regulasi yang akan digunakan pada pemilu dan pilkada serentak tahun 2024.

Sebagai informasi, KPU menyatakan tengah mengkaji desain penyederhanaan surat suara Pemilu 2024. Rencananya pemilih akan hanya menerima satu atau dua lembar surat suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Rencananya nanti pemilih akan menggunakan hak pilihnya untuk lima pemilihan sekaligus dalam satu atau dua surat suara. Dalam contoh desain ide satu suara untuk lima pemilihan Pemilu 2024, KPU hanya mencantumkan gambar partai politik peserta pemilu untuk pemilihan legislatif.

Editor: Ranap THS

Fotografer: Muhtar

Rumuskan Kebutuhan Pengembangan SDM, Afif: Fokus Kembangkan Kemampuan Tanpa Batas

Ditulis oleh Dinar Safa pada Kamis, 17 Juni 2021 – 19:36 WIB

Anggota Bawaslu M Afifuddin saat memberikan arahan dalam acara rumusan kegiatan pelatihan Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan, Kamis 17 Juni 2021/Foto: Pemberitaan dan Publikasi Bawaslu RI

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu merumuskan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan kapasitas dan membentuk standardisasi kompetensi. Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan perumusan standardisasi dan kompetensi bagi SDM di Bawaslu penting dilakukan untuk perubahan kultur terhadap SOTK baru dan menjalankan Undang-Undang Pemilu Nomor Tahun 2019.

Standar kompetensi menjadi hal yang penting dilaksakan dan perlu segera dirumuskan untuk meningkatkan kapasitas para pengawas pemilu.

“Fokus kita pada situasi saat ini semua orang harus memiliki kemampuan yang borderless. Semua orang harus bisa melaksakan tugasnya, dan merit sistemnya harus berjalan,” papar Afif, Kamis (17/06/2021).

Afif mengharapkan rumusan kegiatan pelatihan Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) dapat meningkatkan kekuatan di dalam Bawaslu.

“Rumusan ini diharapkan dapat meningkatkan kekuatan di dalam Bawaslu, sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan lembaga untuk memetakan bagaimana tujuan dari lembaga dapat dicapai dengan baik,” ucap Afif.

Afif menambahkan, dalam peningkatan kemampuan SDM diharapkan dapat dikemas dengan hal yang menarik, sehingga dapat mendorong staf dapat mengikuti kegiatan pelatihan.

Editor: Ranap THS

Fotografer: Dinar Safa

HUT Kesembilan DKPP, Abhan Sebut Posisi DKPP Krusial dan Miliki Andil Besar

Ditulis oleh Rama Agusta pada Senin, 14 Juni 2021 – 17:36 WIB

Ketua Bawaslu Abhan saat memberikan sambutan dalam perayaan ulang tahun kesembilan DKPP secara daring (dalam jaringan), Senin 14 Juni 2021/Foto: Rama Agusta (Pemberitaan dan Publikasi Bawaslu RI)

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Abhan menyebut posisi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sangat krusial dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia. Posisi DPKPP tersebut menurutnya berkaitan tugas menjaga integritas, kemandirian, dan profesional penyelenggara pemilu.

“Tentunya posisi DKPP sangat krusial dalam mengawal demokrasi di Indonesia,” katanya melalui dalam jaringan (daring) saat acara perayaan hari ulang tahun (HUT) kesembilan DKPP, Senin (14/6/2021).

Meskipun usianya masih sangat muda, namun pria asal Pekalongan itu meyakinkan DKPP memiliki andil yang sangat besar. Posisi DKPP sebagai pengawas dan pengontrol (checks and balance) bagi KPU dan Bawaslu baginya sangatlah dibutuhkan guna menjaga etika penyelenggara pemilu.

“Mudah-mudahan DKPP lebih banyak berperan dalam proses demokrasi,” harap Abhan.

Acara yang diselingi dengan peluncuran buku oleh Anggota DKPP Alfitra Salam tersebut turut dihadiri tiga Anggota Bawaslu, yakni: Ratna Dewi Pettalolo, Fritz Edward Siregar, dan Rahmat Bagja.

Editor: Ranap THS

Bawaslu berkunjung ke IAKN (Institut Agama Kristen Negeri) Tana Toraja

Ditulis oleh Marno

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tana Toraja, Kamis 10 Juni 2021, Dalam Rangka membumikan Pengawasan Partisipatif Pemilu, Pimpinan Bawaslu  bertandang ke Kampus IAKN Tana Toraja. Tujuan kedatangan Bawaslu Tana Toraja untuk melakukan penjajakan MoU Pengawasan Partisipatif Pemilu dengan Pihak IAKN Tana Toraja. Dengan melihat dinamika Pemilu maupun Pemilihan selama ini maka Peran serta Masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka melakukan Pengawasan Partisipatif utamanya dari Dunia Akademik.

Dr.Joni Tapingku,M.Th selaku Rektor yang didampingi tiga wakil rektor yaitu, Dr.Ismail Banne Ringgi’M.Th, Dr.Abraham Sere Tanggulungun, M.Si dan Dr.Setrianto Tarrapa menyambut  baik kedatangan Bawaslu Tana Toraja di ruangan Rektor.

Serni Pindan Ketua Bawaslu bersama Anggota Berthy Paluangan setelah menyampaikan maksud dan Tujuannya, Rektor dan Wakil Rektor menerima dengan baik rencana MoU tersebut, dan  akan membuat draf-draf MoU yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Pengawasan Partisipatif nantinya, dan selanjutnya akan mengatur Jadwal Untuk tidak lanjut  MoU.

Diakhir Pertemuan Pihak IAKN meberikan Cendramata Kepada Bawaslu Tana Toraja yang diserahkan oleh Rektor IAKN Dr.Joni Tapingku,M.Th dan diterima oleh Ketua Bawaslu Tana Toraja. (Humas Bawaslu Tana Toraja)